Instalasi Gizi

Pelayanan gizi di rumah sakit merupakan kegiatan pelayanan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat rumah sakit dalam rangka upaya preventif, kuratif, rehabilitatif, maupun kuratif. Program unggulan kami adalah :

Program Dapur Bersih (Open Kitchen)
Program Dapur Bersih “ OPEN KITCHEN “ peluang sebagai tempat rujukan bagi rumah sakit atau Instansi pendidikanuntuk belajar Managemen Penyelenggaraan Makanan dan Hospital culinary.

Nutrition Corner
Melalui nutrition corner, instalasi gizi menghadirkan konsep pelayanan gizi yang komprehensip dalam mengatasi masalah obesitas.Pelayanan yang diberikan mulai dari perencanaan program penurunan berat badan,konseling, monitoring dan evaluasi, cooking class serta jasa catering diet.

Produksi dan distribusi makanan
Bagian Produksi dan distribusi makanan di Instalasi Gizi mengembangkan berbagai formula diet, khususnya formula makanan cair seperti Formula WHO, Cair DM, cair Rendah Lactosa, Cair Nitrogen 80, Cair Rendah Natrium, dan cair Rendah Protein. Keistimewaan formula ini adalah dalam bentuk siap seduh dengan daya simpan yang lebih lama dan dapat diberikan sesuai dengan dosis yang dibutuhkan

Asuhan Gizi
Sejak tahun 2006 kegiatan Asuhan Gizi mengacu pada Nutritional Care Procces (NCP) yang terdiri dari 4 langkah kegiatan yaitu anamnesa, diagnosis gizi, intervensi,monitoring,dan evaluasi gizi.Edukasi kepada pasien dilakukan dengan cara konseling (rawat jalan) dan bed-site teaching(rawat inap). Untuk mempemudah proses pengkajian data, dan perencanaan intervensi gizi Instalasi Gizimenerbitkan beberapa buku yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan Ahli gizi dan penggunaan software yang dapat diaplikasikan oleh seluruh ahli gizi baik rawat inap maupun rawat jalan.

Penelitian dan pengembangan Gizi terapan
Beberapa Hasil penelitiandan pengembangan gizi terapan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Meniadakan deviasi pemberian formula WHO 75 pada pasien Gizi Buruk sebesar 100%.
  • Pengaruh pemberian sari ikan Gabus terhadap peningkatan kadar albumin serum pasien Sirosis Hepatis.
  • Meniadakan kejadian gangguan saluran pencernaan pada pasien dewasa yang mengkonsumsi makanan cair sebesar 100%.
gizi-4

Copyright © 1995-, Humas RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang | All Rights Reserved | Website Powered and Designed by ORANGE Computing.