Unggulan

1. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

ESWL adalah tindakan memecah batu yang ditembakkan dari luar tubuh dengan menggunakan gelombang kejut yang dapat memecahkan batu menjadi pecahan yang halus, sehingga pecahan tersebut dapat keluar bersama dengan air seni. Keutungan dari tindakan ESWL ini yaitu tindakan ini dilakukan tanpa membuat luka, tanpa pembiusan dan dapat tanpa rawat inap.

Cara Kerja ESWL

ESWL bekerja melalui gelombang kejut yang dihantarkan melalui cairan tubuh ke batu ginjal. Gelombang ini akan memecah batu ginjal menjadi ukuran lebih kecil untuk selanjutnya dikeluarkan sendiri melalui air kemih. Gelombang yang dipakai berupa gelombang ultrasonik, elektrohidrolik atau sinar laser.

Untuk menjalani pengobatan dengan ESWL, penderita batu ginjal hanya diperintahkan untuk berbaring di tempat tidur kemudian lithotriptor bagian dari ESWL akan diarahkan pada permukaan tubuh pasien sesuai dengan dimana lokasi batu ginjal berada. Selanjutnya gelombang kejut akan dihantarkan selama 30 hingga 60 menit, lamanya tergantung pada ukuran dan tingkat kekerasan batu ginjal. ESWL termasuk terapi non invasif, artinya kulit tubuh tidak akan terkena dampak (rusak).
Saat proses pemecahan batu ginjal, pasien diharapkan tidak menggerakkan tubuhnya supaya fokus kerja gelombang kejut tidak berubah. Ada kemungkinan juga pasien yang menjalani terapi ESWL akan diberikan obat penenang atau juga anestesi (bius) lokal.

Persiapan sebelum melakukan ESWL

ESWL dapat dilakukan kapanpun setelah melalui beberapa pemeriksan dan persiapan berikut :

  • Pemeriksaan X-ray atau USG untuk menentukan lokasi dan jenis batu ginjal
  • Pemeriksaan laboratorium (darah dan urin) untuk melihat fungsi ginjal
  • Puasa minimal 6 jam sebelum tindakan
  • Memperbanyak minum air putih minimal 2 liter perhari guna memperlancar keluarnya pecahan batu ginjal.

Ada kemungkinan dokter akan memberikan resep antibiotik untuk mencegah infeksi atau juga obat penenang untuk mengatasi kecemasan sebelum tindakan. ESWL dapat dilakukan kapan pun setelah pemeriksaan selesai.

2. Bone Densitometri

Bone densitometry Merupakan pemeriksaan kepadatan tulang dan umumnya berkorelasi dengan kekuatan tulang dan digunakan untuk mendiagnosis osteoporosis. BMD diukur dengan test x-ray absorpsiometri energi ganda disebut sebagai scan dxa. Pemeriksaan BMD DXA dilakukan dengan menggunakan pesawat yang memanfaatkan sinar X dengan dosis sinar X yang sangat kecil sehingga – relatif dapat di abaikan. Pemeriksaan ini tidak invasif,mudah, relatif murah dan akurat, serta bersifat sangat sensitif sehingga dapat mendeteksi kasus – osteoporosis dini yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan lain.

Pada umumnya pemeriksaan BMD ditujukan pada 3 lokasi/titik yaitu: tulang belakang bagian bawah(pinggang),paha atas dan pergelangan tangan,pemeriksaan ketiga tempat tersebut dilakukan dalam waktu yang sama dan dapat juga dilakukan pada seluruh tubuh (total body).

Persiapan sebelum melakukan Bone Densitometri

Tidak memerlukan persiapan khusus,tetapi dalam satu minggu sebelum pemeriksaan tidak melakukan pemeriksaan radiologi lainnya yang menggunakan kontras. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya kesalahan interpretasi hasil. Proses pemeriksaan BMD DXA berlangsung cepat, hanya memerlukan waktu antara 15-30 menit. Selama pemeriksaan orang yang diperiksa berbaring pada meja BMD DXA scanner dan mesin tersebut akan mengambil gambar-gambar tulang, kemudian komputer akan mengolahnya dan menghitung densitas tulang.

Angka T score diantara -1 sampai+1 ditetapkan sebagai angka normal, angka T score >-2,5 akan tetapi lebih kecil dari -1,0 didefinisikan sebagai osteopenia (masa tulang rendah). T score <atau= -2,5 disebut osteoporosis. Selain itu pemeriksaan ini juga biasa dilakukan dalam rangka check up untuk deteksi dini osteoporosis

3. Brachy Teraphy

Brachytherapy, pengobatan kanker stadium lanjut memberikan terapi radiasi lokal, tepat dan berteknologi tinggi dengan efek samping yang minimal pada jaringan normal, tersedia untuk pasien yang mungkin membutuhkan bentuk perawatan ini.

Brachytherapy adalah metode pengobatan kanker stadium lanjut. Biji radioaktif atau sumber ditempatkan di atau dekat tumor itu sendiri, memberikan dosis radiasi yang tinggi untuk tumor sementara mengurangi paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya. Istilah “brachy” adalah bahasa Yunani untuk jarak pendek, dan brachytherapy adalah terapi radiasi diberikan pada jarak: lokal, tepat, dan berteknologi tinggi.

Brachytherapy sekarang telah digunakan untuk lebih dari satu abad. Beberapa penyakit sekarang diperlakukan dengan brachytherapy termasuk kanker prostat, kanker serviks, kanker endometrium, dan penyakit arteri koroner. Brachytherapy telah terbukti sangat efektif dan aman, memberikan alternatif yang baik untuk operasi pengangkatan prostat, payudara, dan leher rahim, sementara mengurangi risiko tertentu jangka panjang efek samping.

Efek samping umum dilakukan Brachytherapy

Apabila langsung mengikuti prosedur, Anda dapat mengharapkan beberapa rasa sakit dan pembengkakan di daerah perawatan, kadang disertai memar. Hal ini biasanya ringan dan hanya berlangsung selama beberapa hari. Dokter dapat meresepkan obat sakit jika perlu.

Anda juga mungkin mengalami beberapa efek samping pada beberapa hari pertama setelah prosedur yang disebabkan oleh instrumen yang digunakan selama perawatan Ini termasuk perdarahan ringan atau terbakar di bawah skrotum atau darah dalam urin Anda.

Gizi yang baik diperlukan untuk kesehatan baik umum dan sangat penting ketika Anda sakit. Selama waktu ini, penting untuk memberikan tubuh Anda protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk energi, perbaikan jaringan normal, dan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan penyakit.

Makanan bukan hanya sesuatu untuk menyenangkan selera tetapi merupakan unsur penting dalam melawan penyakit. Hal ini sama pentingnya dengan obat atau terapi medis (misalnya, pembedahan, radioterapi, atau kemoterapi). Karena sakit atau perawatan, Anda mungkin tidak bisa makan dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Anda mungkin menemukan bahwa pengalaman menyenangkan Anda di makan akan terpengaruh.

4. Cath Lab

Cath lab / Angiography adalah tindakan/prosedur diagnostik invasif menggunakan sinar x (x-ray) untuk menggambarkan pembuluh darah diberbagai bagian tubuh termasuk jantung, otak dan ginjal untuk melihat apakah ada penyakit, penyempitan, pelebaran atau penyumbatan pada pembuluh darah. Kegunaan dari Cath Lab & Angiography :

  1. Mendeteksi penyakit artherosclerosis pada arteri carotis di leher, yang menggangu aliran darah ke otak dan bahkan dapat menyebabkan stroke.
  2. Mengidentifikasikan aneurysma intractranial atau kelainan lain pada pembuluh darah di otak.
  3. Mengevaluasi penyakit di pembuluh darah ginjal atau membantu mempersiapkan transplantasi ginjal.
  4. Mendeteksi aneurysma pembuluh darah aorta.
  5. Mengidentifikasi sumber pendarahan seperti pada dinding usus.
  6. Membantu menyiapkan operasi penyakit pembuluh darah pada tungkai bawah pasien yang mempunyai keluhan pada waktu berjalan.
  7. Memperlihatkan artherosclerosis pada pembuluh darah jantung.

Copyright © 1995-, Humas RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang | All Rights Reserved | Website Powered and Designed by ORANGE Computing.